Selasa, 29 November 2011

Pertama di Dunia, Anggrek Mekar Malam


KEW - Anggrek nocturnal, yang hanya mekar ketika gelap malam tiba, ditemukan di sebuah pulau tropis di Pasifik Selatan. Perilaku spesies anggrek yang nyeleneh itu adalah hal baru di dunia anggrek.

Spesies baru bungan yang mekar pada malam hari itu, Bulbophyllum nocturnum, telah selesai dideskripsikan oleh para ilmuwan dari Royal Botanic Gardens, Kew, di Inggris, dan Center for Biodiversity Naturalis di Belanda. Peneliti Belanda, Ed de Vogel, mengumpulkan spesimen tumbuhan misterius dari sebuah lokasi penebangan kayu ketika melakukan kerja lapangan di New Britain, sebuah pulau vulkanis besar di Papua Nugini.

Namun kebiasaan anggrek itu mekar pada malam hari belum diketahui hingga baru-baru ini. De Vogel dan koleganya menanam kembali tumbuhan itu setibanya di Belanda, dan anggrek tersbut tumbuh subur dalam rumah kaca. Ketika salah satu tanaman mengeluarkan kuntum, para ilmuwan menantikan kapan anggrek langka dan aneh dari genus Bulbophyllum itu mekar.

Mereka kecewa ketika keesokan harinya kuntum itu kering dan layu tanpa mekar. Akhirnya De Vogel membawa tanaman itu pulang. Dua jam sebelum tengah malam, sekuntum bunga mulai mekar, memunculkan bunga yang belum pernah dilihat ilmuwan sebelumnya. Observasi selanjutnya mengungkapkan bahwa bunga lain ikut mekar pada pukul 10 malam dan keesokan harinya, sekitar 12 jam setelah mekar, bunga layu.

Belum diketahui mengapa tumbuhan itu berbunga pada waktu malam hari. "Mungkin ada lalat yang mencari makan pada malam hari menyerbuki anggrek itu," kata peneliti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar